November 2011 menjadi bulan bersejarah buat saya. Karena tepat pada sabtu (5/11) 2011 saya melakukan perjalanan panjang dan melelahkan bersama dengan abang yang senantiasa mengajak saya "ZEN" untuk menghadiri undangan kegiatan. Dalam sehari kami melakukan 3 kali penerbangan dengan pesawat yang berbeda dan mengunjungi 4 bandara di kota-kota yang berbeda pula. Perjalanan yang dilalui adalah bandara Vietnam (Ho Chi Minh City Airport Terminal Tan Son Nhat International Airport) ke Singapore (Singapore Changi Airport), lalu dari Singapore menuju Jakarta (Jakarta International Airport Soekarno-Hatta)dan dari Jakarta menuju Pekanbaru (Sutan Syarif Qasyim II Pekanbaru International Airport).

Perjalanan ini ditempuh dengan 3 pesawat yang berbeda, Vietnam - Singapora menggunakan Tiger Airways, Singapora - Jakarta menggunakan Batavia Air dan Jakarta - Pekanbaru menggunakan Lion Air. Waktu tempuh dalam sehari tersebut juga membuat jadwal untuk setiap penerbangan sangat mepet, walhasil dari bandara ke bendara terpaksa harus dilalui dengan berlari-lari agar tidak ketinggalan pesawat. Sungguh hal yang tak pernah terduga sebelumnya. Dari Ho Chi Minh City (Vietnam) berangkat dari Hotel Oscar Saigon Hotel sekitar pukul 06.30 waktu setempat menuju tan Son Nhat Airport. Tiada perbedaan waktu antar Indonesia - Vietnam.


Penerbangan pukul 09.15. Hal yang tak terduga kembali terjadi, setelah pesawat hendak take off tiba-tiba pilot menginformasikan penerbangan terpaksa ditunda. ntah apa sebabnya. 1 jam kemudian berngkatlah pesawat menuju changi airport di singapora. Harusnya sampai pukul 12.05 menjadi 13.30 waktu setempat. perbedaan waktu indonesia - siangpora adalah 1 jam. artinya singapora lebih lambat 1 jam dari indonesia. Kemudian sekitar pukul 16.15, berangkat lagi menuju jakarta. kali ini tiada penundaan. dan sekitar pukul 17.10 tiba di Jakarta. Karena penerbangan dari jakarta ke pekanbaru beda terminal dengan kedatangan kami dari singapora, dan waktu keberangkatan menggunakan lion air pukul 18.30 wib di terminal 1A, terpaksa kami harus tergesa-gesa dan berlari untuk mengejar pesawat.

Takut-takut kami ketinggalan pesawat. Apa jadinya kalau ketinggalan pesawat? Karena esok harinya adalah Hari raya idul adha, dan karena ini juga kami harus sampai di Pekanbaru agar dapat berlebaran dengan keluarga tercinta.

Dengan sekuat tenaga kami usahakan agar bisa sampai di terminal lion air tepat waktu. Alhamdulillah akhirnya kami tepat waktu. Dan yang buat kecewa besar, ternyata keberangkatan di delay. ha ha ha....... Tepat pukul 18.55 wib akhirnya pesawat lion air membawa kami ke pekanbaru dengan selamat. Pukul 20. 45 wib kami pun sampai di pekanbaru, kota tercinta. Sungguh hari yang melelahkan.

Sekedar infromasi, kunjungan kami ke Vietnam ini dalam rangka menghadiri undangan atas kegiatan 3 rd APFP and SEApeat Project Steering Commitee Meeting yang dilaksanakan di Saigon Oscar Hotel di Ho chi minh city pada 1 - 4 November 2011. kedatangan kami ke acara tersebut atas dasar Yayasan Mitra Insani menjadi implementor untuk SEApeat project di Riau.



Berikut secuil kisah dari jejak kaki seorang ayah Zizi.