Tampilkan postingan dengan label Life Style. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life Style. Tampilkan semua postingan

Memasuki bulan suci Ramadhan 1433 H atau yang bertepatan pada Juli - Agustus 2012, tidak hanya artis, politikus, pejabat, publik figur atau siapa pun yang mendadak dangdut merubah tampilan mereka agar lebih religius. Maklum marhaban ya ramadhan "selamat datang bulan ramadahan | Selamat menunaikan ibadah puasa". Semua orang berlomba-lomba mencoba memberikan image positif, walau terkadang hanya segelintir orang saja yang memang menemukan panggilan-Nya, selebihnya hanya mengikuti trend saja.....

Beda dengan Putri kesayanganku,,, "ZIZI" kalau ini benar-benar ajaran, ajakan atau ikut-ikutan... wah aku juga ga tahu. Tapi yang pastinya senang aja liat dia, mulai menaruh sedikit perhatian dan kepedulian ketika Papa and Mimi nya melaksanakan ibadah sholat, Zizi nya pun ikut-ikutan. Walau kadang ketika diajak dianya sesekali kagak mau, tapi kalau lagi niat, wiiuuuh niat banget tanpa disuruh-suruh sudah nangkring duluan di depan sajadah berwarna coklat.

Sampai akhirnya, Papa & Mimi membelikan Mukenah "telekung" baru untuk Zizi. Tentunya dengan warna kesukaan Papa nya, waran Kuning uey....... Liatlah dia putri ku tersayang, bangga dan senang bisa mengajarkan agama dan kepercayaan kepada diri nya sedari dini tanpa ada paksaan, biarkan dia akan memilih pilihan kepercayaan nya sendiri namun tetap saja harus dibimbing oleh orang tua agar tidak sesat.

Jadi, balik lagi pada trend Ramadhan kalau orang pada ikutan, kalau Zizi ini apaan ya? Tapi yang penting ada hikmah dan manfaat dibaliknya.... Wassalam

Bicara soal life style apalagi lebih spesifik terhadap gaya stelan baju, celana dan sepatu dari dulu papa mu ini nak tak pernah berubah. Selalu senang dengan apa yang nyaman dan santai dipakai. Tapi ada beberapa hal yang selalu menjadi kebutuhan papa untuk tampil apadanya. Dan stelan ini dari dulu papa SMU sekitar taon 1998 sampai saat sekarang masih tetap sama.

Kalau untuk urusan celana, tak lepas dari namanya celana Jeans. Namun bukan sembarang jeans, selalu ada ciri khas cutbray (potongan bawah agak sedikit lebih besar dari pada atas. Layakanya mode taon 60-an lah. namun ini berbahan jeans. Ada satu waktu mimi selalu bertanya pada papa, mau beli jeans cutbray juga sekarag? mana ada lagi lah pa yang jualnya...... walaupun begitu, karena itulah mimi dulunya naksir papa mu nak. ha ha ha ha ha.....

Stelan baju, ga pernah ribet. selalu santai dengan baju kaos oblong yang sedikit ngepas. Biar dibilang fungky jungkie...... tapi sedikit berebda tampilan dan corak bajunya... selalu identik dengan style papa yang selalu ingin tampil beda. dan cover selalu yang menjiwai ciri khas sesuatu yang menarik... semisalnya baju-baju kampanye penyelmatan lingkungan, kalau enggak identitas sebuah kota yang pernah papa kunjungi atau yang bersifat nasionalis.

Sepatu.... jangan ditanya...!!! selalu tampil sesuai dengan sepatu kets... dulunya ada aja yang selalu ingin papa beli,... yaitu merek converse. jangan salah, kalau yang baru kagak pengen, karena modalnya kurang... tapi selalu berusaha dan nguber-nguber produk second hand (pj di pekanbaru, kalau di siantar "monza")Sampai sudah sedikit usang, selalu papa pakai. karena menurut papa semuanya memiliki memory khusus. kalau urusan begini, slalu saja mimi zizi yang marah-marah "macam tak mampu beli septu baru aja papa ini!"


Special untuk zizi, jangan pernah melihat sesuatu style dengan harganya namun sesuaikan dengan kemampuan dan yang terpenting selalu nyaman dan santai kalau dipakai. oke my zizi!

Wajah-wajah asli pribumi Indonesia biasanya dapat oangsung dikenal dengan wajahnya, sikapnya dan kelakukannya. Slaah satu selalu ramah dan murah menyapa, suka menolong tanpa pamrih. Dan tidak kalah penting salaing toleransi sesama umat baragama.

Ini adalah sebuah kisah seorang wajah anakpribumi indonesia yang mencoba melakukan perubahan dan sesuatu walau tahu hasil yang didapatkan belumlah semaksimal ini. Tanpa harus ada yang melakukan, tidaklah akan terjadi sebuah perubahan, namun walau hanya sedikit bisa menjadi arus untuk perubahan yang lebih besar.

Berperilaku layaknya seorang pemuda indonesia dapat menjadikan kita sebagai representatsi dari pemuda/i nusantara. Nah itulah yang akan kita bawa selalu kemanpun saja kita melangkahkan kaki ini.

Hisam Setiawan

,