Tampilkan postingan dengan label Zizi Chayank. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zizi Chayank. Tampilkan semua postingan

Minggu (13/11) di taon 2011, sekitar pukul 10.00 pagi wib kami berangkat dari rumah menuju Taman Hutan Raya Sutan Syarif Qasim II yang berada di Kab Siak. Sepeda motor Megapronya milik kantor melaju dengan santai di jalan beraspal lintas timur sumatera. Saya, mimi dan zizi santai menikmati perajalanan. hampir sekitar 45 menit perjalanan sampailah kami di Taman Rekreasi Rindu Sempadan yang berdampingan dengan Tuhura SSQ II. Aktivitas ini memang kami sadari sedari dini, anak kami zizi tercinta harus dikenalkan dengan lingkungan khususnya hutan. sehingga dewasa nanti dapat mencintai alam dan lingkungannya. Karena pertimbangan hutan yang ada di sekitar kota Pekanbaru terlalu jauh, sehingga kami membawanya ke salah satu hutan yang kritis namun selalu dupblih bahwa tahura ini merupakan salah satu hutan konservasi yang ada.

Walaupun demikian keadaannya, zizi tetap antusias menikmati keadaan hutan tahura ini.
Dia lari kesana kemari sesekali kami melakukan hicking serta mendaki bukit yang ada. tampak senang dan gembira wajah anak kami tercinta menikmati keadaan dan kondisi yang sangat berbeda dari kondisi sehari-hari. Digigit nyamuk dan bentol2 ya.. namun kalau tidak sedari dini dikenalkan dengan alam kemungkinan besar dia tidak mengenal alam dan lingkungan sekitarnya. Semoga kunjungan ini tidak akan berakhir sampai disini saja. Masih banyak yang harus kamu ketahui lagi seperti langkah jejak kaki papa mu nak! Jelajahi dan nikmati seluruh keindahan alam dan lingkungan sesuka hati mu .......



Zizi, kini sudah lebih atraktif.. Mulai belajar bernyanyi dan menari serta meniru gaya miminya. Satu saat di rumah kontrakan lama tepatnya di Jl Dahlia Gg Kemiri No 95 A Sukajadi Pekanbaru, yang punya rumah bernama Ali Hasibuan. Zizi mencoba bernyanyi 2 mata saya dengan menunjukkan masing-masing bagain tubuh yang tersebut di dalam lagu tersebut.

Saat itu juga ada eyang utinya Zizi dan Bunda Lia yang lagi tinggal di pekanbaru habis Eyang Kakungnya Zizi meninggal. Ingat kenangan ini........


"Semoga ini bukan satu harapan muluk-muluk. Ketidakmampuan kami dengan segala kendala dan hambatan baik dari aspek apa saja namun tidak membuat kami hanya melakukan apa yang kami bisa. Namun ingatlah apa yang kami lakukan sudah semaksimal kemampuan yang ada."

Satu kata yang kuucapkan sewaktu dirimu pertama digendonganku, anakku Zizi! Tak terasa sudah hampir 2 (tahun) usia ziziku. Seorang putri pertama yang lahir di Banda Aceh pada 29 November 2009 yang lalu.

Hanya tinggal hitungan minggu saja Zizi akan memasuki 2 tahun. Belum ada persiapan yang berarti namun sepulangnya dari perjalanan panjang ini mulai dari Vietnam sampai nantinya harus kembali ke Semenanjung Kampar. Papa dan mimi akan siapkan acara seremonial untuk Anak Kami Tercinta.

Ditulis disaat acara 3 rd APFP and SEApeat Steering Committee Meeting pada 1-4 November 2011 | Oscar Saigon Hotel, Ho Chi Minh City Vietnam.